Kegiatan Kolaboratif Pelatihan Pemasangan Alat dan Integrasi Data AWS
Balai Perakitan dan Pengujian Agroklimat dan Hidrologi Pertanian (BRMP Agroklimat) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pemasangan Alat dan Integrasi Data Pengamatan Automatic Weather Station (AWS) pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Ruang Rapat Evapotranspirasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi teknis pegawai dalam mendukung pengelolaan data agroklimat yang akurat dan terintegrasi.
Pelatihan ini terlaksana melalui kolaborasi antara BRMP Agroklimat dengan Sinau Bumi sebagai narasumber yang berpengalaman di bidang teknologi pemantauan iklim berbasis AWS. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan menggabungkan penyampaian materi dan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami secara komprehensif proses instalasi hingga pengolahan data.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi yang mencakup:
- Pemilihan lokasi pemasangan AWS yang sesuai standar teknis pengamatan
- Persiapan instalasi perangkat dan komponen pendukung
- Pengenalan parameter iklim yang diukur oleh AWS
- Proses pemasangan alat secara tepat dan efisien
- Integrasi dan otomatisasi data hasil pengamatan ke dalam sistem informasi
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman bahwa kualitas data iklim tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan alat, tetapi juga oleh ketepatan dalam pemilihan lokasi, proses instalasi, serta sistem integrasi data yang digunakan. Hal ini menjadi fondasi penting dalam menghasilkan data yang akurat, real-time, dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan analisis agroklimat.
Pelatihan ini merupakan langkah strategis dalam mendukung penguatan layanan informasi publik di bidang agroklimat dan hidrologi pertanian. Dengan meningkatnya kompetensi sumber daya manusia, diharapkan pengelolaan data iklim dapat dilakukan secara lebih profesional dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Ke depan, BRMP Agroklimat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sistem pengamatan dan layanan informasi melalui kegiatan pelatihan, kolaborasi, serta pemanfaatan teknologi digital. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis data.